Apa itu cairan elektrolit Fungsi Cairan Tubuh


Download 1.84 Mb.
Sana15.01.2020
Hajmi1.84 Mb.

HUKUM BIOLISTRIK

Apa itu cairan elektrolit???

Fungsi Cairan Tubuh???

  • 1. Sarana untuk mengangkut zat-zat makanan ke sel-sel
  • 2. Mengeluarkan buangan-buangan sel
  • 3. Membentu dalam metabolisme sel
  • 4. Sebagai pelarut untuk elektrolit dan non elektrolit
  • 5. Membantu memelihara suhu tubuh
  • 6. Membantu pencernaan
  • 7. Pelumas antar organ
  • 8. Transpor nutrien ke sel
  • 9. Mempertahankan tekanan hidrostatik dalam sistem kardiovaskular
  • 10.Mengangkut zat-zat seperti (hormon dan enzim)

Potensial Membran

Transport Pasif Membran

  • “ Transpor pasif merupakan mekanisme transpor yang tidak memerlukan energi dan terjadi secara spontan. Terjadi akibat perbedaan konsentrasi antara zat dengan pelarutnya. Bergerak dari konsentrasi yang lebih tinggi (hipertonis) ke konsentrasi yang lebih rendah (hipotonis). Transpor pasif melipuri Difusi dan Osmosis. “

Difusi

  • Merupakan pergerakan acak molekul dari konsentrasi tinggi ke rendah. Mekanisme transpor ini meliputi berbagai zat (padat, cair, gas).- Bertujuan untuk mencapai keseimbangan konsentrasi antara zat dengan pelarutnya.- Selain itu juga berperan dalam peristiwa pertukaran materi dari suatu sel dengan lingkungannya.- Kecepatan difusi bergantung pada beberapa aspek, diantaranya: wujud materi, suhu, ukuran molekul, konsentrasi.

Osmosis

  • Mrp difusi air melalui selaput semipermiabel. Air akan bergerak dari daerah yang mempunyai konsentrasi tinggi ke daerah berkonsentrasi rendah

Transport Membran Aktif

  • Molekul tidak bisa dilewatkan secara langsung (mol diluar < mol di dalam)
  • Molekul kesulitan melewati membran disebabkan oleh :
  • 1. ekor fosfolipid bersifat hidrofobik
  • 2.ukuran molekul

Kotransport

Endositesis & Eksositesis

  • Transport makromolekul ke dalam dan luar sel dengan cara membentuk vakuola.

Hukum Biolistrik

Transport Ion pada membran

  • Adalah proses aliran ion-ion melalui membran.
  • Transport ion  gaya pendorong
  • Gaya Pendorong berupa : konsentrasi, temperatur dan tegangan
  • Variabel dalam gaya pendorong  Hukum Biolistrik

Potensial Istirahat Sel

  • Potensial ini berpolaritas negatif di sisi dalam dan positif di sisi luar membran sel

Potensial Istirahat Sel

  • Perbedaan konsentrasi potasiun dan sodium  difusi ion-ion menembus membran
  • Membran sel hanya permeable pada ion potasium  (potasium tinggi di dlm sel)  ion potasium keluar membran  arus listrik  peristiwa difusi  arus difusi
  • Keluarnya potasium  meninggalkan muatan negatif (anion) dlm sel  beda potensial

Kerapatan arus difusi

  • J = kerapatan arus (A/m2) D = konstanta difusi [(l.A/(mol.m)] [C] = konsentrasi ion (mol/l) X = posisi (m)

Potensial Istirahat Sel

Hukum Particle Drift

  • µ= mobilitas [(l.A)/(V.m.mol)] Z = valensi ion E = dV/dx = intensitas medan listrik (V/m) [C] = konsentrasi ion (mol/l)

Einstein Relationship

  • Gaya elektrostatik X Gaya difusi pd ion
  • Gaya elektrostatik = beda potensial antara kedua sisi membran
  • Gaya difusi = besarnya arus drift = besarnya arus difusi
  • Besar gaya elektrostatik = besar gaya difusi
  • Subtitusi Persamaan arus difusi dengan Persamaan particle drift  Einstein Relationship

Einstein Relationship

  • k = konstansta Boltzmann = 1,38 x 10-23 J/K T = suhu absolut (K) q = muatan elektron = 1,602 x 10-19 C

Beda potensial membran

  • Pernyataan matematis untuk menentukan beda potensial membran dikenal dengan Persamaan Nernst
  • Beda potensial  besarnya perbandingan konsentrasi ion potassium antara sisi dlm dan luar sel

Persamaan Nersnst

  • Perbedaan konsentrasi anatara kedua sisi membran akan menimbulkan beda tegangan, yang memenuhi Persamaan Nernst.
  • Mekanisme transport ion pada membran dgn Persamaan Nernst  difusi

Hukum Fick 1

  • Konsentrasi molekul A > B
  • Perpindahan molekul A ke B
  • Perbedaan konsentrasi mol A dan B kecil
  • Kerapatan arus = gradien konsentrasinya
  • Kerapatan arus (aliran ion) dituliskan dlm persamaan Hk.Fick 1
  • Hukum Fick 1 hanya berlaku pada larutan encer dan tidak ada interaksi antara zat aktif dengan pelarut.

Hukum Fick 1

Hukum Fick 1

Mekanisme Transport ion pada membran (kurva arus-tegangan(I-V)): “ Hukum Ohm “

  • Sifat listrik
  • Polarisasi ion

Hukum Ohm

  • 1. Hukum Ohm : “Perbedaan potensial antara ujung konduktor berbanding lurus dengan arus yang melewati, dan tahanan dari konduktor”.
  • V=I.R, atau I =V/R atau R=V/I
  • Hukum Ohm : “ kenaikan rapat arus adalah sebanding dengan kenaikan beda tegangan listrik “
  • Bentuk kurva arus-tegangan pertukaran ion pada membran bervariasi menyesuaikan kondisi interval membran : morfologi membran, kondisi keteernal membran : konsentrasi larutan, laju aliran & kondisi fisika-kimia permukaan membran.

Persamaan Nernst dan Gauldman

  • Difusi ion ke dalam wilayah homogen, untuk mengetahui bagaimana respon flux ion terhadap konsentrasi larutan dan terhadap potensial listrik yang ada pada membran.
  • Flux dari jenis muatan pada media homogen sejalan dengan persamaan berikut :

Persamaan Nernst

Persamaan Goldman

Kegunaan dan Makna dari Pers Goldman

Kegunaan dan Makna dari Pers Goldman

Hukum Biolistrik

  • 1. Hukum Ohm : “Perbedaan potensial antara ujung konduktor berbanding lurus dengan arus yang melewati, dan tahanan dari konduktor”.
  • V = I.R, atau I =V/R atau R=V/I
  • V=tegangan (volt), I=kuat arus(ampere), R=hambatan (ohm)
  • 2. Hukum Joule : “Arus listrik yang melewati konduktor dengan beda potensial V, dalam waktu tertentu akan menimbulkan kalor”.
  • Q=W=P.t =VI.t
  • Q=energi panas(joule), t=waktu(detik)

The end



Download 1.84 Mb.

Do'stlaringiz bilan baham:




Ma'lumotlar bazasi mualliflik huquqi bilan himoyalangan ©fayllar.org 2020
ma'muriyatiga murojaat qiling