Jenis perlengkapan dan penaganan bahan perlengkapan pengangkat


Download 478 b.
bet15/18
Sana07.10.2017
Hajmi478 b.
#17349
1   ...   10   11   12   13   14   15   16   17   18

pada cincin gigi luar.



Beban yang tak seragam padarol perputaran tirus akan mnengasilkan gaya horizontal tambahan yang bekerja pada pusat putar. Marilah kita tandai Pmaks sebagai gaya maksimum pada satubuah rol tirus pada sisi muatan dan αsebagai sudutke tirusan rol (gambar 210b), Maka gaya ini akan menghasilkan komponen horizontal akibat ketirusan rol sebesar

  • Tekanan angin hanya dapat diperhitungkan untuk dua rol pada desain dengan empat buah rol (pada kasus yang paling buruk akibatnya untukl gaya yang bekerja pada rol) komponen horizontal H’ dan H” kedua rol lainya ditentukan dengan mengabaikan tekanan angin. Maka, gaya horizontal yang bekerja pada pusat putar akibat ketirusan rol, akan sama dengan selisih antara resultan gaya yang bekerja pada pasangan rol yang berlawanan letaknya:

  • Ptap = [( H1 + H’ ) – ( H2 + H” )] cos β

  • Atau

  • Ptap = [( Pmaks +P’ ) - ( Pmin + P” )] tan … (259)



Dengan: Pmaks dan Pmin – beban maksimum pada rol bagian depan dan beban minimum pada rol bagianbelakangdengan memperhitungkan tekanan angin yang ditentukan oleh rumus (236) dan (264) P’ dan P” – beban pada rol depan dan belakan dengan mengabaikan tekanan angin Α – sudut ketirusan roler Β – setengah sudut antara dua rol yang berdekatan

  • Maka penambahan momen gesek pada pusat putar akan menjadi

  • Mo = ( Ppt + Ptap ) µ2 r2 …… .(260)

  • Dengan

  • μ2 – koefisien gesek pada bantalan radial pusat putar

  • r2 – jari-jari busbantalan titik putar

  • Momen resitansi terhadap perputaran total (untuk gerakan tunak) adalh jumlah momen akibat gaya gesek dan momen resistansi terhadap perputaran akibat angin Mw.

  • MΣ = M + Mw …………(261)

  • Momen akibat tekanan angin dapat ditentukan dengan rumus

  • Mw = Pw Smuatan a + Pw Scrl1 -PwScreg …..(262)

  • Dengan

  • Pw = tekanan angin, dalam kg/m2

  • Smuatan Scr,,Scw = luas bidang yang mengalami tekanan angin pada muatan, pada struktur putar crane dan pada pengimbang dalam M2



2. Peralatan perentang dan pendongak

  • Mekanisme untuk mengubah jangkauan crane dapat dikelompokkan ke dalam dua kelompok :

  • mekanisme perentang yang mengubah jangkauna dngan troli yang bergerak pada girder yang horizontal ataupun miring

  • mekanisme pendongak yang menaikkan atau menurunkan tianglengan (boom)

  • troli dapat digerakkan dengan tenaga daya ataupun dengan tangan dengan memakai penggerak tali.

  • Mekanisme perentang. Crane putar rentang dengan jangkauan yang bervariasi ditunjukan pada gambar 214. troli a membawa tali atau rantai b yang tidak berujung yang digerakan roda penggerak tali c atau dengan drum (gaya gesek) ataupun dengan spoket rantai (dengan pertemuan positif). Roda puli atau spoket diputar oleh roda operasi d melalui roda gigi dari motor listik terpisah. Tali pengangakat emembelit roda pulu f pada troli dan roda puli gerak h pada rumah kait. Salah satu ujung tali pengangkat diikat pada ujung luar (g) tiang lengan dan ujung lainnya dililitkan pada drum pengangkat.

  • Pengangkat merupakan unit yang berdiri sendiri dan dapat tetap mengangkat beban walaupun troli bergerak ataupun diam.



W = W1 + W2 (272) Dengan : W1 dan W2 – tahanan pada roda gerak dan pada roda puli tali pengangkat

  • Tahanan akibat roda gerak troli adalah

  • Dengan :

  • Q = bobot muatan

  • q = bobot takel pendukung muatan

  • Go = bobot troli ( tidak termasuk bobot takel pendukung muatan )

  • Β = koefisien untuk memperhitungkan gesekan pada flens roda gerak β = 1,2 sampai 1,3 untuk bantalan luncur dan β = 1,8 untuk bantalan rol

  • µ =koefisien gesekpada bantalan roda

  • d =diameter garda roda

  • k = koefisien gesek pada gelinding roda

  • D = diameter roda



Tahanan pada roda puli tali pengangkat (ketika troli yang dibebani bergerak, roda puli berputar) adalah W2 = Son - Soff (274)

  • Gambar 215a menunjukan diagram roda puli untuk tali pengangkat. Bila kita menganggap Soff = , maka tarikan pada berbagai titk pada tali akan menjadi:

  • S2 = Soff ε; S3 = S2 ε ; = Sg ε

  • ε = koefisien roda puli

  • Tarikan maksimum tali atau rantai untuk memindahkan toil adalah jumlah yang diakibatkan gerak troli W, tarikan tali S akibat terdefleksinya tali tersebut dan tahanan roda puli penggerak dan penuntun.

  • Tarikan tali aatau rantai f akibat bobot dan defleksinya sendiri f dapat ditentukan dari keaedaan kesetimbangan momen (Gambar 215b):



Maka

  • dengan:

  • qr = bobbot tali atau rantai permeter panjangnya

  • x = setengah panjang atau rantai yang terdefleksi (nilai maksimum xmaks akan terjadi ketika troli berada pada salh satu kedudukan ujung.

  • f = defleksi tali atau rantai yang diizinkan, biasanya diambil sebesar






























Download 478 b.

Do'stlaringiz bilan baham:
1   ...   10   11   12   13   14   15   16   17   18




Ma'lumotlar bazasi mualliflik huquqi bilan himoyalangan ©fayllar.org 2024
ma'muriyatiga murojaat qiling